LTM MWCNU Gunung Sindur Terbentuk, Langsung Dilantik

PCNU.Kab.Bogor-Senin, 31 Agustus 2020, Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) semakin memperluas jaringan.

Malam itu, terbentuk dan sekaligus dilantik kepengurusan LTMNU tingkat Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor.

Gunung Sindur, secara geografis merupakan daerah perlintasan menuju Tangerang, Banten dan DKI Jakarta dengan wilayah Bogor sisi Utara.

Konsekwensinya, tejadi akulturasi budaya beragam dan kehidupan keberagamaan yang kompleks.

Terbentuknya LTM MWCNU Gunung Sindur, menjadi perisai dalam membentengi warga Nahdliyin dari terkontaminasi gaya pemikiran (fikroh), praktek ibadah atau amalan ( amaliyah ) dan gerakan dakwah keagamaan ( harokah) non ahlussunnah wal jamaah and Nahdliyah.

Ahlussunnah wal jamaah an-nahdliyah menjunjung tinggi toleransi (tasamuh), moderat (tawasuth), keseimbangan (tawazun) dan tegak/ lurus (I’tidal).

Kepengurusan LTM MWCNU Gunung Sindur, sangat istimewa, beda dengan kepengurusan yang ada di kecamatan-kecamatan lainnya, ungkap H. Agus Riadi, Ketua PC LTMNU Kabupaten Bogor.

Lebih lanjut H. Agus mengatakan, ” ini kepengurusan terbaik secara konten, jaringan dan aplikatif”.

Karena, hampir semuanya para kyai yang punya pondok pesantren dan terkoneksi dengan Masjid, musholla dan majelis ta’lim secara langsung, ujar h. Agus.

Baca Juga:  Lembaga Ta'mir Masjid (LTM) NU Tajurhalang Segera Dibentuk

Sehingga, tupoksi LTMNU memakmurkan masjid, musholla, dan majelis ta’lim sudah dipraktekkan sehari-hari.

Selanjutnya, tinggal mengikat dengan tali ukhuwah yang kuat, terkoordinasi dan sinergis satu dan lainnya dan dengan semua pemangku kepentingan.

Optimisme dari kepengurusan LTM MWCNU Kecamatan Gunung Sindur ditunjang oleh keterlibatan langsung Kepala Desa Cidokom menjadi pengurus, selain ‘ jam tayang para pengurus sudah puluhan tahun, bahkan terkoneksi dengan pengurus pusat, PBNU.

Ini cerminan bahwa tidak hanya para ulama yang berperan, melainkan juga para Umaro turut berkohesi.

Icon inti LTMNU program Bersih Bersih Masjid (BBM) Berkah, Gismas (Gerakan Infaq Shodaqoh untuk Memakmurkan Masjid dan masyarakat sekitar masjid), Komasnu (Koperasi masjid seluruh Nusantara).

Dalam sambutannya, pengurus MWCNU Gunung Sindur yang diwakili KH. Abbas (Mustasyar) menekankan pentingnya pengurus masjid memakai para kyai/ustadz dari Nahdlatul Ulama.

Sanad keilmuannya jelas, musalsal ke para muasis Nahdlatul Ulama dan terus nyambung ke atas hingga Rosulallah.

Alhamdulillah, pengurus LTM MWCNU Gunung Sindur telah mendata masjid.

Setidaknya, ada 74 Masjid yang menjadi ladang hidmah pengurus LTMNU, lanjut beliau.

Baca Juga:  LTM NU Lebarkan "Sayap"

Dalam sambutannya, Kepala Desa Cidokom, Kecamatan Gunung Sindur selaku pemangku wilayah dan pengurus LTM MWCNU mengucapkan terima kasih, bahwa terbentuknya LTM MWCNU terbentuk di Cidokom.
Mudah-mudahan ini sebagai isyarat bahwa Cidokom menjadi motor penggerak, bahkan sentral kegiatan Nahdlatul Ulama.

Malam itu, pengurus LTM MWCNU Gunung Sindur dilantik oleh pengurus PC LTMNU Kabupaten Bogor – KH. Faqihuddin SAg MPd- Wakil Ketua; disaksikan utusan PCNU Kabupaten Bogor, kang Mahmud MH – wakil Sekretaris; dan jajaran pengurus MWCNU Gunung Sindur yang terdiri dari Mustasyar, Syuriah dan Tanfidziyah; dan utusan DKM Nasjid serta jamaah masjid.

Semoga berkah!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *