PBNU Kecam Aksi Polisi Israel

 PBNU Kecam Aksi Polisi Israel

NASIONAL, PCNUBogor-Pengusiran paksa peribadatan umat agama tentu menjadi perbuatan keji. Karena itu, Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) mengecam keras tindakan aparat kepolisian Israel yang melalukan penyerangan terhadap warga sipil Palestina di sekitar kompleks Masjid Al Aqsa, Yerusalem, Palestina.

Sekretaris Jenderal PBNU A Helmy Faishal Zaini turut angkat bicara. Ia mendesak pemerintah mengambil langkah diplomatis dalam rangka mewujudkan perdamaian di kawasan Palestina.

“Kami mendesak pemerintah Indonesia untuk segera mengambil langkah diplomatis dan ikut andil dalam upaya menciptakan perdamaian di Palestina,” kata Helmy dalam keteragan virtual, Senin (10/5/2021).
Ia juga meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melakukan langkah strategis agar Palestina dan Israel dapat kembali damai.

Baca Juga :  Puluhan Siswa Ikuti MAKESTA Di PONPES AL HUDA

Helmy menegaskan, sejak Muktamar ke-13 di Menes, Banten tahun 1938, NU telah menyatakan dukungan atas kemerdekaan dan kedaulatan Palestina sebagai sebuah bangsa yang merdeka.

“Mendesak kepada PBB untuk melakukan langkah cepat dan upaya strategis agar Palestina kembali damai, Palestina berdaulat sebagai sebuah negara yang diakui oleh seluruh bangsa di dunia,” ucapnya.

Baca Juga :  Terima Masukan PBNU dan Ormas lain ; Presiden Jokowi Cabut Investasi Miras

Sebelumnya diberitakan, ketegangan di Yerusalem meningkat pasca-terjadinya kerusuhan pada Jumat (7/5/2021) malam di kompleks Masjid Al Aqsa, Yerusalem, Palestina.


Kerusuhan bermula dari pengerahan Polisi Israel untuk membubarkan warga Palestina yang tengah melaksanakan ibadah tarawih di Masjid Al Aqsa.
Polisi Israel yang dilengkapi dengan perlengkapan antihuru-hara membubarkan paksa jemaah tarawih, dan menembakkan peluru berlapis karet.


Dalam rekaman video yang beredar, terlihat jemaah mencoba mempertahankan diri dengan melemparkan kursi, sepatu, dan batu ke arah Polisi Israel.

Kerusuhan yang pecah di Masjid Al Aqsa, Jumat (7/5/2021) malam merupakan buntut dari upaya Israel mengusir warga Palestina yang tinggal di Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur.

Baca Juga :  GP Ansor Kabupaten Bogor Gelar Bedah Buku


Terdapat ratusan warga Palestina dilaporkan terluka akibat aksi kekerasan yang dilakukan Polisi Israel di Masjid Al Aqsa pada Jumat (7/5/2021) malam.
Sejumlah negara juga mengutuk Israel atas peristiwa yang terjadi di Masjid Al Aqsa, dan upaya pengusiran terhadap warga Palestina di Sheikh Jarrah.

Related post