Pengurus Fatayat Harus Berjiwa Aktifis

 Pengurus Fatayat Harus Berjiwa Aktifis

Bogor, PCNU-Utuk menjawab tantangan zaman. Kalangan perempuan Nahdlatul Ulama (NU) kini tengah berbenah memperkuat kualitas individu para kader. 

Upaya yag dilakukan adalah  menciptakan kader-kader perempuan yang unggul dan menguasai berbagai bidang keilmuannyang dibutuhkan. 

Hal itu disampaikan oleh Ketua Fatayat NU Kabupaten Bogor Niar Tri Maulani  S.Ag. M.Td, dalam acara silaturrahmi dan serap aspirasi dengan masyarakat kabupaten bogor di Gedung PCNU Kab.Bogor pada Jumat (5/3/2021).

Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Erni Sugiyanti ini, Niar mengajak pada pengurus Fatayat di setiap level untuk muhasabah/menghitung diri. Sehingga mampu melihat kelemahan yang dapat di sempurnakan.

Baca Juga :  LKKNU Siap Partisipasi Dalam Pembangunan

“Apa yang menjadi tugas dan fungsi kita. Pastinya butuh keahlian untuk mewujudkannya, sehingga Fatayat NU benar-benar ada dan eksis,” pungkasnya.

Dipengurusan yang baru ini, sambung Niar, ia berharap memberikan nafas baru bagi gerakan fatayat di masyarakat. Sehingga, Fatayat menjadi kemaslahatan bagi masyatakat Kabupaten Bogor khususnya.

“Kita sudah buat program yang meliputi pendidikan bagi perempuan, perlindungan anak dan ibu serta keterampilan bagi perempuan,”tegasnya.

Kata Erni, program-program tersebut jika  terealisasi. Maka akan memberikan citra baik bagi Nahdlotul Ulama. Dan pastinya memberikan nilai maslahat bagi umat.

Dalam kegiatan itu, dihadiri oleh seluruh pengurus Fatayat disetiap level, dari tingkat ranting hingga pengurus cabang. Dalam kesempatan itu pula, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Erni Sugiyanti diberikan waktu untuk memotivasi para pengurus.

Baca Juga :  Pesan Kyai Zein, Harus Dekat Dengan Ulama NU

“Ayo berjuang bersama. Apapun program Fatayat akan saya bantu dengan maksimal,”tegasnya dalam sambutan.

Kegiatan ini, bebernya, merupakan salah satu kegiatan tatap muka secara langsung. Pertemuan antara wakil rakyat yang duduk di DPRD Provinsi Jawa Barat dengan warga Nahdliyyin. Tentunya dengan mengindahkan protokol kesehatan yang ditentukan oleh pemerintah.
Berbagai masukan dan aspirasi yang disampaikan akan di akomodir maksimal.
“Semua aspirasi masyarakat akan kami serap dalam acara tatap muka ini,” kata Erni.

Baca Juga :  Ambil Hikmah Kasus Pembunuhan Berantai-Fatayat Berbenah


Dengan adanya kegiatan ini, Erni berharap bisa menjalankan fungsinya sebagai wakil rakyat. Sekaligus dapat memberikan solusi bagi persoalan masyatakat di Kabupaten Bogor.


Untuk diketahui, di Kabupaten Bogor terjadi peningkatan jumlah penduduk miskin hingga mencapai 2,6 persen akibat pandemi Covid-19.
Diprediksi proporsi penduduk miskin Kabupaten Bogor tahun 2020 sebesar 9,26 persen, meningkat 2,6 persen dari tahun 2019 sebesar 6,66 persen.


Kondisi tersebut menjadi pekerjaan rumah “PR” besar bagi organisasi Nahdlotul Ulama untuk turut menjadi solusi dan membantu kepala daerah dalam menyelesaikam problem tersebut.

Related post