Polisi dan Banser Kabupaten Bogor Rehab Rutilahu

 Polisi dan Banser Kabupaten Bogor Rehab Rutilahu

Bogor, PCNU– Kapolres Bogor, AKBP, Harun SH, S,I,K,. berjanji akan memperbaiki rumah milik seorang warga Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Bara bernama Mulyani (51) . Hal itu disampaikannya langsung saat Bakti Sosial di salah satu pesantren di Desa Dayeuh, pada Rabu (3/3/2021).

“Tadi kita liat bersama-sama, ada warga RT.03/RW 01, Desa Dayeuh, Kecamatan Cileungsi yang membutuhkan bantuan perbaikan rumah, nanti akan kita bantu, kita buatkan rumah yang layak huni untuk dihuni,” jelasnya kepada awak media saat di lokasi, Rabu (3/3/2021).

Baca Juga :  Ratusan Personel Banser Amankan Prose Haul Mama Mukhtar Royani

Kapolres Bogor juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Cileungsi agar turut serta dalam perbaikan rumah tersebut. “Saya akan ajak Muspika Cileungsi, Organisasi Masyarakat (Ormas) Banser dan lapisan lainnya,” ujar Harun.

Rumah tersebut memang masuk kategori Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), namun tidak masuk dalam ajuan program pemerintah desa setempat. Hal ini kontan mendapat respon dari Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, Muad Khalim, yang turut serta dalam kunjungan bakti Kapolres Bogor tersebut.

Kepada awak Media, Muad mengaku sangat menyayangkan dengan masih adanya rutilahu di daerah sekitarnya. “Ya Allah kok masih ada yang begini ya, kenapa RT/RW tidak pernah sampaikan ke saya atau pihak desa ya?” tuturnya kepada awak Media

Baca Juga :  Syukuri Kemerdekaan, Santri Pondok Pesantren Al Mukhlishin Gelar Lomba Edukasi dan Upacara

Muad menambahkan. “Nanti saya tanyakan ke kades dulu, karena kalo tempatnya bukan milik sendiri kan gak bisa dialokasikan. Kalo lahannya milik pribadi biar segera saya tindak lanjuti ke pihak/dinas terkait” singkatnya.

Sementara itu, Mulyani, pemilik rumah merasa bersyukur atas bantuan yang akan diterimanya tersebut. “Saya amat sangat berterima kasih kepada Pak Kapolres dalam hal ini Bapak Harun dan juga Banser serta unsur lainnya, sudah mau berkunjung ke rumah saya yang apa adanya,” tuturnya sambil menangis.

Baca Juga :  Bentengi Anak di Era Pandemi, Ponpes Al- Huda Gelar Pesantren Weekend

Ibu 2 anak ini menjelaskan, rumah yang ia tempati bersama suami dan dua orang anaknya adalah miliknya sendiri. “Sudah 5 tahun saya di sini dan ini tanah saya” jelasnya kepada media Bogor times

Suami saya hingga saat ini masih belum memiliki pekerjaan tetap. “Masih serabutan, mulung-mulungin gelas plastik, kalo saya ngasih anak tetangga buat bantu-bantu suami mas” pungkasnya.

Related post